Skip to main content
PERBEDAAN RAMEN dan RAMYUN



Poker99 - Sore-sore saat hujan, enak banget ya makan mi instan, ramen, atau ramyun.  Apalagi ditambah cabai potong. Eh tapi, kamu tahu tidak bedanya ramen dan ramyun?

Walau ramen dan ramyun bukan makanan asli Indonesia, tapi kamu perlu tahu nih perbedaan ramen, mi berkuah pedas asal Jepang, dan ramyun yang asalnya dari Korea sana.

Meski berbeda, tapi masih banyak yang susah membedakan antara ramen dan ramyun. Nah, sambil makan mi--ramen atau ramyun--nih baca perbedaan mereka supaya makannya lebih afdol.

1. Ramen memiliki rasa lebih kalem daripada ramyun


Tekstur dan rasa ramen dikenal lebih "kalem" daripada ramyun. Sedangkan, ramyun memiliki rasa yang cenderung kuat dengan tingkat kepedasan cukup tinggi.

2. Kaldu ramen berasal dari ayam, seafood, atau babi. Bagaimana dengan ramyun?


Rata-rata kaldu ramen terdiri dari rasa ayam, seafood, atau babi.BandarQ Online - Bahan-bahan tersebut dimasak cukup lama, lalu diambil kuahnya untuk ramen.

Sedangkan ramyun, kaldunya lebih sering dibuat dengan bumbu yang telah diproses atau instan. Sehingga, rasanya lebih kuat.

3. Ramen terbuat dari bahan-bahan alami, sedangkan ramyun lebih instan


Sebenarnya hal paling mendasar yang biasanya langsung terlihat adalah ramyun identik dengan bumbu instan. Sedangkan, ramen telah mengalami proses panjang dengan tambahan bahan-bahan alami.

Meski demikian, ramyun dan ramen memang terlihat serupa, karena sama-sama menambahkan daging atau telur.

4. Dari segi harga, lebih murah ramyun

PokerQQ - Tidak dapat dipungkiri, harga menjadi kunci utama seseorang menentukan pilihannya. Karena ramen dibuat secara hati-hati dengan bahan-bahan alami, harganya jadi lebih mahal. Sementara itu, ramyun yang dibungkus secara instan menjadikannya lebih murah.

5. Ramen menggunakan bahan mi mentah, dan ramyun dari mi yang sudah digoreng


Agen Poker - Di restoran Jepang, mereka memiliki stok ramen dengan bahan mi yang masih mentah dan lembek. Lain halnya dengan ramyun, diolah dari mi yang sudah matang atau digoreng. Hal ini dilakukan supaya ramyun tahan lama, karena harus dimasukkan ke dalam kemasan plastik.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan perbedaannya. Jangan lupa bagikan informasi ini ke teman-teman kamu ya

Comments